Senin, 23 Maret 2026

Tema: Kembali ke Fitrah



Kembali ke Fitrah

Hari kemenangan yang dinanti akhirnya tiba. Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum kembali kepada kesucian diri setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan. Kemenangan sejati bukan hanya ditandai dengan berakhirnya puasa, melainkan dengan hati yang kembali bersih dan penuh keikhlasan.

Selama Ramadan, seorang muslim telah berlatih menahan diri, memperbaiki ibadah, serta membersihkan hati dari berbagai penyakit batin. Idul Fitri menjadi puncak dari perjalanan tersebut—saat di mana hati diharapkan kembali pada fitrahnya, suci dari dosa dan kesalahan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengingatkan bahwa pada dasarnya manusia diciptakan dalam keadaan bersih. Namun dalam perjalanan hidup, hati bisa ternodai oleh kesalahan dan dosa. Melalui ibadah dan taubat, Allah memberikan kesempatan untuk kembali pada keadaan yang suci tersebut.

Salah satu wujud nyata kembali ke fitrah adalah saling memaafkan. Melepaskan kesalahan orang lain, membersihkan hati dari dendam, dan mempererat kembali silaturahmi adalah bagian dari keindahan Idul Fitri. Dengan saling memaafkan, hati menjadi lapang, hubungan menjadi hangat, dan kehidupan terasa lebih damai.

Semoga di hari yang fitri ini, Allah menerima seluruh amal ibadah kita, mengampuni dosa-dosa kita, serta menjadikan kita pribadi yang kembali suci, penuh kedamaian, dan semakin dekat kepada-Nya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar